Senin, 19 Agustus 2024

Cara Merawat Bulu Kucing yang Benar Agar Tidak Rontok

 Cara Merawat Bulu Kucing yang Benar Agar Tidak Rontok



Kucing merupakan hewan peliharaan yang paling menarik perhatian. Entah itu karena penampilannya yang menggemaskan, tingkahnya yang menghibur, hingga kemampuannya untuk bertahan dan setiap bersama pemiliknya. Iya, Kamu!!Namun tentu saja, memelihara kucing memiliki resiko dan konsekuensi pula, salah satunya untuk menjaganya agar terhindar dari berbagai keluhan dan penyakit. Bentuk gangguan yang paling umum dialami oleh pemilik kucing adalah bulu peliharaan yang rontok dan menempel kemana-mana. Kendati ini merupakan perkara yang sangat wajar ditemui, apakah hal ini berbahaya? Jadi, bagaimana ya cara merawat bulu kucing yang benar?

Pemicu rontok pada bulu kucing

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kendati fenomena kerontokan bulu pada kucing merupakan sesuatu hal yang lumrah, namun Kamu harus cermat untuk mengetahui penyebabnya dengan segera.

Berikut beberapa daftar pemicu yang bikin rontok bulu kucing:

1. Terjadi infeksi oleh jamur

Percaya atau tidak, bulu kucing yang tebal, lebat dan lembut tak hanya menarik bagi manusia, namun juga bagi jamur. Yap, senyawa mikroba ini sangat nyaman berada dalam bulu yang lembab, dingin, dan jarang terkena matahari.Biasanya gejala infeksi ditunjukkan dengan munculnya bercak di bagian permukaan kulit, dan diikuti dengan kebotakan bulu di area tersebut.Jika gejala ini sudah Kamu temukan, maka segera bawa ke perawatan hewan, sebab area tersebut bisa saja meluas dalam waktu singkat.

2. Disebabkan Tungau dan Kutu

Penyebab rontok yang selanjutnya adalah adanya ‘invasi’ kutu dan tungau pada tubuh kucing. Tak hanya hidup di bagian permukaan, kutu dan tungau juga bisa masuk sampai ke lapisan dalam kulit. Tak heran memang bila hal ini mampu membuat kucing menggaruk dengan intens dan sangat keras, sampai bulu-bulunya berserakan kemana-mana. Biasanya gejala adanya kutu dan tungau ini diperlihatkan dari gelagat kucing yang terlihat tak nyaman dan terlampau sering menggaruk beberapa bagian tubuhnya. Nah, dalam kondisi seperti ini, Kamu juga harus tanggap untuk segera membawa kucing ke Vet, ya, sebelum permukaan kulitnya infeksi dan muncul koreng.

3. Menderita alergi
Kekuatan bulu kucing juga dipengaruhi oleh kelengkapan nutrisinya. Tak heran bila kucing yang sehat memiliki intensitas blu rontok yang lebih rendah daripada kucing yang asupannya asal-asalan. Umumnya, kerontokan yang disebabkan oleh kurang nutrisi secara terus-menerus, kendati perilaku kucing tetap normal dan tak menunjukkan keluhan.

Tahukah kamu?

Kalau Rumput Kucing juga kaya akan Vitamin E (antioksidan) yang sangat bagus buat Anabul kamu?

Beli Sekarang 


TIPS & TRIK

Cara Merawat Bulu Kucing yang Benar Agar Tidak Rontok

 Cara Merawat Bulu Kucing yang Benar Agar Tidak Rontok Kucing merupakan hewan peliharaan yang paling menarik perhatian. Entah itu karena pe...